Menu Utama
Daftar PPDB Sekarang

Jl. Sukapura RT.14 Dusun III Desa Tirta Kencana Kecamatan Makarti Jaya Kab. Banyuasin Sumatera Selatan 30792

082121808016

Kegiatan

Kehadiran Wali Murid 100 Persen, MTs DDI Tirta Kencana Awali Tahun Pelajaran dengan Komitmen Bersama

Diposting pada 29 September 2026
Kehadiran Wali Murid 100 Persen, MTs DDI Tirta Kencana Awali Tahun Pelajaran dengan Komitmen Bersama

Tirta Kencana — Mengawali Tahun Pelajaran 2026/2027, MTs DDI Tirta Kencana menggelar rapat bersama orang tua/wali murid sebagai langkah awal membangun komunikasi dan memperkuat kerja sama antara madrasah, yayasan, dewan guru, dan keluarga siswa.

Pertemuan yang dilaksanakan pada Juli 2026, sebelum kegiatan pembelajaran reguler semester pertama berjalan, mendapat respons sangat baik. Seluruh orang tua/wali siswa kelas VII, VIII, dan IX hadir atau mencapai 100 persen kehadiran dan mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias.

Rapat dihadiri oleh Kepala MTs DDI Tirta Kencana M. Rois, S.Pd., Ketua Yayasan Ustaz Toto Nurfalah, Wakil Kepala Madrasah Rahmat Mubarok, S.Pd.I., seluruh dewan guru, serta orang tua/wali siswa kelas VII, VIII, dan IX.

Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi agenda rutin menjelang dimulainya pembelajaran, tetapi juga menjadi momentum untuk menyatukan langkah dalam membangun MTs DDI Tirta Kencana.

Madrasah Sampaikan Kondisi Secara Terbuka

Dalam pertemuan tersebut, pihak madrasah menyampaikan berbagai program yang akan dilaksanakan pada Tahun Pelajaran 2026/2027. Salah satu perhatian utama adalah peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an melalui program Iqro, di samping pembinaan kedisiplinan, akhlak, pembiasaan positif, dan peningkatan kemampuan siswa.

Madrasah juga menyampaikan tata tertib dan sistem pembinaan siswa. Orang tua diajak untuk ikut berperan karena pendidikan anak tidak hanya berlangsung ketika siswa berada di lingkungan madrasah, tetapi juga membutuhkan pendampingan dan pembiasaan di rumah.

Menariknya, pihak madrasah tidak hanya menyampaikan program dan rencana yang akan dilaksanakan. Berbagai kondisi dan keterbatasan yang masih dimiliki MTs DDI Tirta Kencana, termasuk keterbatasan fasilitas, turut disampaikan secara terbuka kepada orang tua.

Keterbukaan tersebut dilakukan agar orang tua mengetahui kondisi madrasah secara nyata. Berbagai kekurangan tidak disampaikan untuk menjadi keluhan, melainkan menjadi dasar untuk membangun pemahaman bahwa memajukan madrasah membutuhkan proses dan kerja sama banyak pihak.

Madrasah dan Orang Tua Bangun Komitmen Bersama

Salah satu bagian penting dalam rapat adalah pembacaan kesepakatan bersama antara pihak madrasah dengan orang tua/wali murid.

Kesepakatan tersebut dibacakan oleh Wakil Kepala Madrasah, Rahmat Mubarok, S.Pd.I., dan memuat komitmen kedua belah pihak dalam mendukung proses pendidikan siswa serta bersama-sama membangun MTs DDI Tirta Kencana.

Pihak madrasah berkomitmen menjalankan proses pendidikan dan pembinaan siswa dengan sebaik-baiknya. Di sisi lain, orang tua diharapkan turut mengambil peran dalam mendampingi anak di rumah, memperhatikan kedisiplinan dan kehadiran siswa, mendukung program madrasah, serta menjaga komunikasi dengan pihak sekolah.

Kesepakatan tersebut mendapat persetujuan dari seluruh wali murid yang hadir dan kemudian diperkuat melalui penandatanganan berita acara.

Momen tersebut menjadi penegasan bahwa pendidikan siswa bukan hanya tanggung jawab guru dan madrasah.

Madrasah mendidik di sekolah, keluarga mendampingi di rumah, dan keduanya harus berjalan ke arah yang sama.

Komite Madrasah Kembali Dibentuk

Rapat awal tahun tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mengaktifkan kembali Komite MTs DDI Tirta Kencana, mengingat kepengurusan sebelumnya sudah tidak aktif.

Melalui musyawarah bersama orang tua/wali murid, H. Hadnan ditunjuk sebagai Ketua Komite MTs DDI Tirta Kencana yang baru.

Setelah penunjukan tersebut, H. Hadnan menyampaikan sambutan serta menyatakan komitmen dan dukungan terhadap keberlangsungan dan kemajuan MTs DDI Tirta Kencana.

Dengan terbentuknya kembali komite, diharapkan komunikasi antara madrasah dengan orang tua semakin kuat. Komite diharapkan dapat menjadi mitra madrasah sekaligus jembatan komunikasi dalam mendukung berbagai program pendidikan dan pengembangan madrasah.

Program Iqro Menjadi Salah Satu Perhatian Orang Tua

Antusiasme wali murid juga terlihat dalam sesi tanya jawab.

Salah satu hal yang cukup banyak dibahas adalah mengenai syahriah bulanan, khususnya dalam mendukung pelaksanaan program Iqro.

Pembahasan dilakukan melalui musyawarah bersama. Dari pertemuan tersebut disepakati bahwa kemampuan ekonomi masing-masing keluarga tidak selalu sama sehingga besaran yang diberikan tidak dipukul rata untuk seluruh wali murid.

Pihak madrasah selanjutnya akan menyampaikan surat edaran yang memuat pilihan nominal. Setiap orang tua/wali murid diberikan kesempatan untuk memilih sendiri besaran yang sanggup diberikan sesuai kemampuan masing-masing.

Kesepakatan tersebut menjadi salah satu bentuk upaya agar program peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an dapat berjalan, namun tetap mempertimbangkan kondisi masing-masing keluarga.

Kehadiran 100 Persen Menjadi Modal Berharga

Salah satu hal yang paling menggembirakan dari pertemuan tersebut adalah kehadiran orang tua/wali murid yang mencapai 100 persen.

Di tengah berbagai keterbatasan yang masih dimiliki madrasah, kehadiran tersebut menjadi modal sosial yang sangat berharga. Antusiasme orang tua menunjukkan bahwa masih terdapat harapan dan kepedulian yang besar terhadap pendidikan anak-anak mereka serta perkembangan MTs DDI Tirta Kencana.

Madrasah menyadari bahwa berbagai perubahan tidak dapat dilakukan sekaligus. Perbaikan fasilitas, peningkatan kedisiplinan, penguatan program keagamaan, peningkatan kualitas pembelajaran, hingga membangun kepercayaan masyarakat membutuhkan proses.

Namun proses tersebut akan menjadi lebih ringan apabila madrasah tidak berjalan sendiri.

Rapat awal Tahun Pelajaran 2026/2027 ini pun menjadi lebih dari sekadar pertemuan antara guru dan orang tua. Pertemuan tersebut menjadi titik awal untuk menyamakan langkah antara yayasan, kepala madrasah, dewan guru, komite, dan keluarga siswa.

Tidak semua persoalan harus selesai dalam satu rapat. Tidak semua keterbatasan dapat diperbaiki dalam satu waktu. Namun ketika seluruh pihak bersedia duduk bersama, berbicara secara terbuka, bermusyawarah, dan membuat komitmen yang sama, maka perubahan memiliki tempat untuk dimulai.

MTs DDI Tirta Kencana ingin tumbuh bukan hanya karena kerja kepala madrasah atau dewan guru, tetapi melalui kebersamaan seluruh keluarga besar madrasah.

Dengan semangat tersebut, Tahun Pelajaran 2026/2027 dimulai dengan satu harapan: madrasah, orang tua, komite, dan yayasan berjalan bersama untuk memberikan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak serta membawa MTs DDI Tirta Kencana semakin maju dan semakin dipercaya masyarakat.

Bagikan Artikel Ini: